AerialSKY  :

Salimul Aqidah Artinya Aqidah yang lurus dan benar. Penyembahan pada satu Tuhan, Allah Azza wa Jalla. Terbebas dengan hal yang berbau syirik (menduakan Allah). Tidak pergi ke dukun, tidak mempercayai sebuah ramalan bintang/ zodiak. dan segala Ibadah hanya ditunjukkan kepada Allah, tidak kepada yang lain. Shahihul Ibadah Artinya Ibadah yang benar sesuai tata cara yang diajarkan oleh Rasulullah. Syarat diterimanya Ibadah adalah 1. Ikhlas (niat untuk Allah semata) , 2. Ittiba'(mengikuti tata cara dari Ra

1. Salimul Aqidah
Artinya Aqidah yang lurus dan benar. Penyembahan pada satu Tuhan, Allah Azza wa Jalla. Terbebas dengan hal yang berbau syirik (menduakan Allah). Tidak pergi ke dukun, tidak mempercayai sebuah ramalan bintang/ zodiak. dan segala Ibadah hanya ditunjukkan kepada Allah, tidak kepada yang lain.
2. Shahihul Ibadah
Artinya Ibadah yang benar sesuai tata cara yang diajarkan oleh Rasulullah. Syarat diterimanya Ibadah adalah 1. Ikhlas (niat untuk Allah semata) , 2. Ittiba'(mengikuti tata cara dari Rasul). Jauh dari hal bid'ah (ibadah yang diadakan tanpa ada contoh dari Rasul maupun Sahabat).
3. Matinul Khulq
Artinya Akhlak yang kokoh. Sikap seorang muslim seharusnya sangat terjaga dan santun. Mencintai sesama saudara seiman. Arif dalam melihat perbedaan pendapat dalam masalah furuiyah/ muamalah. Membantu saudara yang membutuhkan. Berjiwa sosial yang tinggi. Toleransi terhadap umat yang berbeda agama. menjaga perdamaian dan menghindari perusakan.
4. Qowiyyul Jismi
Artinya Kuat jasmani. Seorang muslim seharusnya memiliki fisik yang kuat. Karena Allah lebih mencintai muslim yang kuat dibanding yang lemah. Serta sebuah kebaikan harus didampingi dengan kekuatan. Serta dengan tubuh yang kuat, seorang muslim dapat menjalankan ibadah dengan baik, dan dapat berkontribusi penuh untuk sekitarnya.
5. Mutsaqqoful Fikri
Artinya Intelek dalam berfikir. Seorang muslim seharusnya dapat menggunakan potensi yang ada. Yaitu pikiran. Dengan pikiran, seorang muslim harus bisa memecahkan permasalahan yang ada disekitarnya. Seorang muslim pun seharusnya memiliki wawasan yang mendalam tentang Islam, dan memiliki wawasan luas tentang dunia.
6. Mujahadatul Linafsihi
Artinya Berjuang melawan hawa nafsu. Seorang muslim harus dapat melawan hawa nafsu yang ada pada dirinya sendiri. Karena hawa nafsu dapat menjerumuskan manusia kepada lubang kemaksiatan dan lubang kerugian. Dengan mengikuti hawa nafsu, manusia dapat melakukan kezaliman yang begitu besar. Maka seorang muslim harus berjuang melawan hawa nafsu.
7. Harishun Ala Waqtihi
Artinya Pandai dalam menjaga waktu. Seorang muslim harus pandai menjaga waktu. Allah swt, sangat memperhatikan masalah waktu, sering kali dalam Al-Quran, Allah sering bersumpah dengan menyebut nama waktu. Dalam setiap waktu, seorang muslim seharusnya menjadi beruntung karena memanfaatkannya dengan baik, bukan menjadi rugi karena sering melalaikan waktu yang begitu berharga.
8. Munnazhzhamun fi Syuunihi
Artinya teratur dalam suatu urusan. Seorang muslim yang baik, adalah pintar dalam mengatur urusan pribadi dan sosialnya. Harus baik dan adil dalam mengaturnya. Karena Amanah yang begitu banyak harus diatur dengan baik. Semua urusan tertata dengan baik agar semua hak dapat dipenuhi dengan baik.
9. Qodirun Alal Kasbi
Artinya memiliki kemampuan usaha sendiri (mandiri). Tentu saja seorang muslim harus mandiri, tidak menjadi benalu/ beban bagi sekitarnya. Dengan kemandirian, kita dapat menjalankan perintah Allah dengan baik. Terutama zakat, infaq, sedekah, haji, dan lain-lain, dimana itu membutuhkan kemampuan finansial dari seorang muslim. Maka muslim perlu mandiri.
10. Nafi'un Lighoirihi
Artinya Bermanfaat bagi orang lain. Seorang muslim adalah makhluk sosial, maka keberadaannya harus memberikan manfaat bagi sekitarnya. Karena sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi yang lain. Dengan segala potensi yang ada dalam diri muslim, seharusnya dapat memberikan manfaat kepada sekitarnya. Karena Islam untuk rahmat segala alam.
Sumber: http://antonmadto.multiply.com/journal/item/33