o3sl1uxs4g7waxap6pn6 png

Pengisi baterai (bahasa Inggris: battery charger) adalah peranti yang digunakan untuk mengisi energi ke dalam baterai (isi ulang) dengan memasukkan arus listrik melaluinya. Arus listrik yang dimasukkan tergantung pada teknologi dan kapasitas baterai yang diisi ulang tersebut. Contohnya, arus yang diterapkan pada baterai mobil 12 V akan sangat berbeda dengan arus untuk baterai ponsel. ( Wikipedia)

Agan/Agan wati dan para Kaskuser sekalian pasti udah ngga asing lagi dengan gadget. Di abad ke-21 ini, teknologi khususnya gadget berkembang pesat. Hampir semua orang di kota-kota besar memiliki setidaknya 1 gadget masing-masing. Namun, tiap ada gadget selalu ada charger yaitu alat untuk mengisi daya, karena gadget memiiki baterai untuk mengimpan daya atau energi. Berikut ini adalah hal-hal yang harus diketahui seputar pengisian baterai.

1. Nge-charge di Mobil

keep your smartphone charged during power outage w654 jpg

Untuk pada  businessman waktu adalah hal yang paling berharga, demi mendapat keuntungan. 
Gadget pun menjadi alat yang sangat penting untuk dapat berkomunikasi dengan para klien, namun ketika baterai mulai melemah di jam padat, nge-charge di mobil menjadi alternatif selain nge-charge dirumah yang memakan waktu cukup lama. 
Dengan alat yang bernama "Tiny USB Car Power Adapter" yang di hubungkan ke pematik rokok dimobil, mereka bisa mengisi daya gadget yang mereka punya.

Saran :

  • Jangan terlalu sering nge-charger dimobil, gunakan saja ketika agan dalam keadaan darurat.
  • Gunakan baterai original, karena lebih tahan terhadap arus tidak stabil dibanding baterai kw. 

Keuntungan : 

  • Lebih mudah ketika saat berpergian dengan mobil
  • Pengisian daya dimobil lebih cepat karena charger mobil berjenis rapid charging, berbeda dengan charger biasa yang berjenis slow charging
 
Kerugian :  

  • Arus mobil tidak selalu stabil, kadang arus mobil turun akibat pemakaian AC, lampu mobil saat beam, jika pengisian dilakukan secara berkala dapat merusak baterai, apalagi kalo agan menggunakan baterai bukan original dari merk tertentu. 
  • Harus punya mobil  

2. Nge-charge Semalaman Sambil Tidur

Cost Is Not Why You Shouldn t Keep Your Smartphone Plugged Over Night 470378 4 jpg

Saat malam tiba, seringkali para pengguna gadget meninggalkan gadget kesayangannya dalam mode charging lalu mereka lekas berisitirahat, agar keesokan harinya mereka tidak perlu mengisi daya baterai sehingga gadget pun siap untuk digunakan. Terkadang juga mereka tidak peduli akan lamanya pengisian daya ketika mereka beristirahat dari malam hari hingga pagi dan apa dampak bagi gadget, yang penting mereka istirahat dan dipagi harinya gadget siap dimainkan. Termasuk ane.

Saran :

  • Sebenarnya cara seperti ini aman untuk gadget modern, karena ketika baterai full. Arus listrik pun otomatis terputus
  • Gunakan baterai original untuk mengimbangi sistem putus arus otomatis
  • Matikan gadget ketika menggunakan cara seperti ini, baterai akan lebih awet  
 
3. Nge-charge Sambil Menelpon

sjxxnleeuevsrt5twg0l png

Nelpon selama berjam-jam? Udah ngga asing buat mereka yang udah punya pacar. Buat para jones, yang nelpon paling cuma orang salah sambung. Tapi buat mereka yang suka nelpon berjam-jam tentunya baterai lebih cepat habis dan harus di charge. Namun terkadang mereka tetap melanjutkan percakapan dengan menelpon sambil charge gadget mereka. Ngga peduli dampaknya, yang terpenting kangen sama si doi terobati.

Saran :

  • Sebaiknya hentikan telpon dahulu ketika gadget agan mulai melemah
  • Jangan melakukan panggilan pada saat gadget sedang pengisian baterai, Karena radiasi saat pengisian baterai naik 1500x lebih kuat. Kemungkinan yang terjadi cuma 2, gadget agan meledak atau agan terkena kanker dan tumor otak  

4. Nge-charge dari Komputer atau Notebook  
  
meter3 100521977 orig jpg

Cara ini biasa dilakukan ketika agan males ngecharge dari stopkotak atau charger agan hilang dibawa temen. Karena dari komputer, kita bisa main komputernya sambil mengisi daya gadget. Lebih menyenakan, apalagi dijaman sekarang ini port charger sudah menggunakan port USB, sehingga pengisian baterai bisa dilakukan melalui apa saja yang berhubungan dengan teknologi, tidak seperti jaman dahulu. Port charger masing-masing brand memiliki ukuran dan bentuk yang berbeda.
Secara standar, USB mengeluarkan daya 5 volt, tetapi arus yang dikeluarkan masing-masing perangkat USB berbeda-beda. Umumnya charger smartphone yang menggunakan USB mengeluarkan arus 0,8 Ampere - 2 Ampere. Sedangkan pada USB laptop atau komputer hanya sekitar 0,5 Ampere saja.

Saran : 

  • Apakah merusak?
  • Sebenarnya tidak. Hanya saja memang port USB di laptop atau komputer, dihubungkan ke smartphone lebih ditujukan untuk koneksi data atau sinkronisasi, bukan standar charging
  • Jika dibiarkan terlalu sering, bisa berpengaruh terhadap umur baterai. Pabrikan menyarankan setidaknya 1 minggu sekali smartphone di-charge menggunakan chargernya sampai benar-benar penuh.

  7003255 20150426113234 png